Kulit merupakan organ terluas pada tubuh manusia. Kulit menyediakan suatu sistem pertahanan yang sangat efektif, termasuk melindungi tubuh dari infeksi, serta mengatur temperatur dan cairan tubuh. Kulit sehat adalah kulit yang dapat terpelihara fungsinya dengan baik. Kulit yang sehat juga berarti kulit tanpa penyakit atau kelainan kulit dan kulit sehat selalu menjadi dambaan setiap orang.
Jika kita melihat lebih dalam, kulit manusia adalah organ yang kompleks yang terdiri atas beberapa lapisan dan mengandung saraf perasa, saluran peredaran darah, sistem aliran udara, dan penyeimbang atau pengatur antara kelembaban dan panas, yang melindungi tubuh seperti perisai terhadap sinar matahari. Di bawah kulit terdapat lapisan yang mengandung lemak, lapisan lemak ini berfungsi sebagai sekat terhadap panas. Di atas lapisan lemak terdapat lapisan yang terdiri dari protein sehingga membuat kulit menjadi kenyal.
 Sinar matahari sebagai sumber kehidupan bagi manusia dan bumi ternyata tidak selalu memberikan dampak yang menguntungkan bagi manusia karena dapat menimbulkan berbagai kerugian bagi kulit manusia yaitu dari sinar ultraviolet yang terkandung dalam sinar matahari, yakni menyebabkan penuaan kulit, penyakit kanker, serta perusak tekstur kulit. Sembilan puluh persen (90%) faktor pemicu penuaan sel kulit berasal dari paparan sinar ultraviolet.
Ultraviolet
| Panjang Gelombang
| Karakteristik
| UV C
| 100 - 280 nm
| diserap oleh lapisan ozon sehingga tidak mempengaruhi kulit
| UV B
| 280 - 315 nm
| mempengaruhi lapisan terluar dari kulit sehingga menyebabkan kulit terasa terbakar
| UV A
| 315 - 400 nm
| merupakan pemacu utama kerusakan kulit karena UV A dapat masuk ke bagian kulit lebih dalam. Radiasinya lebih kuat dibandingkan UV B.
| | | | (World Health Organization, 2003) | Tabel 1. Karakteristik sinar ultraviolet Salah satu dampak yang merugikan bagi kulit manusia adalah munculnya penuaan dini yang diakibatkan terkena sinar ultraviolet yang terus menerus. Efek merugikan bagi kulit dari UV B dan UV A banyak terjadi di negara-negara tropis seperti Indonesia. Oleh karena itu, perempuan Indonesia diharapkan lebih berhati-hati dan dapat menjaga kelembaban kulitnya. Faktor stres lingkungan, yakni sinar ultraviolet, polusi udara, asap rokok, pestisida, asap industri, konsumsi alkohol dan nutrisi yang buruk menjadi faktor pencetus terjadinya penuaan dini. Faktor stres lingkungan yang kini semakin memburuk setiap tahunnya membuat s.e.a white hadir dalam bentuk krim yang diproduksi untuk melindungi kulit dari stres lingkungan.
s.e.a white: menghilangkan efek stres lingkungan  Jenis-jenis stres lingkungan, yaitu : sinar ultraviolet (UV), polusi udara (gas pembuangan kendaraan bermotor, asap rokok, asap kendaraan, dan lain-lain), suhu, kelembaban, dan angin. Sinar UV dan polusi udara akan memproduksi radikal bebas yang mengakibatkan perubahan kulit. Radikal bebas : Molekul yang membentuk tubuh menjaga kestabilannya dengan adanya lintasan elektron yang mengelilingi bagian terluarnya. Akan tetapi, apabila salah satu elektron keluar dari lintasannya, maka molekul yang kekurangan elektron tersebut akan menjadi suatu radikal bebas yang bersifat merusak. Sedikitnya 10.000 radikal bebas mengenai tubuh kita setiap harinya. Radikal bebas dan sel kulit : Radikal bebas mengoksidasi phospholipid dan unsur utama membran sel dan merubahnya menjadi lipid hyper oxidation, sehingga menon-aktifkan penyerapan sel (efek menyerap oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida) dan menghilangkan molekul air yang terjadi melalui membran sel. Kemudian, radikal bebas menumpuk di dalam sel sehingga mempengaruhi keadaan bagian dalam sel tersebut. Oleh karena itu, fungsi dasar sel akan terganggu dan terjadi perubahan kulit. Perubahan kulit akibat radikal bebas : • Akan terjadi kerusakan tekstur kulit pada kulit yang telah bertekstur halus dan mulus. • Akan terbentuk kerusakan warna kulit pada kulit yang telah memiliki warna yang terang dan transparan. • Terjadi kekeringan pada kulit yang lembab. Masalah kulit akibat radikal bebas : • Rusaknya tekstur kulit, misalnya kulit dengan keriput mencolok. • Kerusakan warna kulit, misalnya kulit dengan noda mencolok. • Kulit kesat atau kasar, misalnya kulit dengan kekeringan yang mencolok.
s.e.a white dengan tiga langkah pasti untuk kulit Langkah pertama : menghilangkan efek stres lingkungan • Efek dari SOD melindungi kulit dari efek negatif radikal bebas dan mencegah kulit dari penuaan seperti kekeringan, keriput, serta noda atau flek. Langkah kedua : merawat kulit yang rusak • Efek antioksidan dari tocopherol menekan lipid hyper oxidation. • Efek mencerahkan kulit dari ekstrak lidah buaya untuk mencegah terbentuknya pigmen melanin, dan menjaga warna putih kulit. • Efek anti-aging dari squalene yang membantu regenerasi sel yang rusak. • Efek melindungi dari squalene, jojoba oil, ekstrak lidah buaya untuk menjaga kulit dari stres lingkungan dan melindungi dengan lembut. Langkah ketiga : menjadikan kulit lebih putih dengan memberikan efek light up • Efek mengkilapkan dari mineral oil dan serbuk pearle film membuat kulit terlihat bercahaya, serta menyamarkan noda dan keriput.
 Gambar. Efek s.e.a white terhadap stres lingkungan (iritan) kulit
Informasi Penggunaan s.e.a white: Cara penggunaan : 1. s.e.a white digunakan pada wajah karena memiliki efek krim gizi, krim perawat, dan krim pencerah. ● Oleskan pada seluruh bagian wajah setiap pagi dan malam untuk mendapat efek maksimal. ● Oleskan kembali tipis-tipis pada bagian wajah yang kusam dan bernoda. 2. s.e.a white dapat digunakan pada bagian tubuh karena memiliki efek body care dan body make. ● Gunakan pada kulit yang kering dan telah dibersihkan. ● Oleskan dengan rata pada kaki, leher, bawah leher (sekitar dada), dan bagian tubuh lainnya. Perhatian : hentikan pemakaian bila terjadi iritasi pada kulit dan segera hubungi dokter. Penyimpanan : simpan di tempat sejuk dalam wadah tertutup rapat
Spesifikasi s.e.a white: Netto : 140 g Komposisi : Kandungan
| Air
| Buletin Glikol
| | Alkohol | Capric Trigliceride
| Mineral Oil
| Gliseril stearate SE
| | Hydrogenated coco-Glicerides | Behenyl Alcohol
| | Diphenyl Dimethicone | Sorbitan stearate
| | Cetyl palmitate | | Squalene | | Jojoba (Buxus Chinensis) Oil | | Aloe Barbadensis Extrac | | Tocopherol | | Carbomer | | Polietilenterefalate polyolefin laminated film powder | | Phenoxyetanol | | Sodium hidroksida | | Metilparaben | | Propilparaben | dan lain-lain
| Kedaluwarsa : 3 tahun dari tanggal produksi (lihat Label) No. Registrasi : POM CL 1005502809 Diproduksi oleh : Noblesse Co., LTD. 28-15, 2-Chome, Chuocho, Meguro-ku, Tokyo, Japan Phone 03-3715-8055
Diimpor oleh:PT FORTUNE STAR INDONESIA Wisma Pondok Indah, Suite 407 Jl. Sultan Iskandar Muda Blok VTA Pondok Indah, Jakarta 12310 Telp: (62-21) 7697410 Fax: (62-21) 7507762
 |